Rabu, 13 Maret 2013

KHASIAT BUAH DAN SAYURAN

1. KELAPA

Berikut ini beberapa khasiat dari tanaman kelapa di antaranya:
  • Menyembuhkan rambut rontok dan berubah. Caranya, ambil kelapa muda hijau satu buah dan beri lubang di atasnya. Masukkan garam sebesar biji asam, kemudian biarkan di luar ruangan / rumah hingga mengembun di pagi hari. Gunakan air kelapa untuk membasahi kulit kepala sambil dipijit-pijit seperti cream bath. Lakukan sebanyak diperlukan.
  • Mengobati borok. Caranya, ambil pelepah kelapa yang telah membusuk dan ditumbuhi jamur berwarna kecoklat-coklatan, lalu panggang agar kuman-kumannya mati. Sesudah itu campur dengan minyak goreng dan tempelkan pada borok. Tutup dengan perban. Lakukan sebanyak diperlukan.
  • Tapal Gigi. Ambil daun kelapa yang sudah kering, buang lidinya, lalu bakar. Ambil abunya, beri sedikit air matang, kemudian gosokkan pada gigi sebanyak 3 kali sehari.
  • Membersihkan kulit kepala bayi yang kotor. Caranya, ambil buah kelapa 1 butir, buatlah menjadi minyak kelapa, kemudian oleskan minyak kelapa pada bagian kepala bayi yang kotor / noda hitam. Biarkan 15 menit lalu gosokkan perlahan-lahan dengan kapas dan bersihkan.
  • Membersihkan koreng. Caranya, ambil buah kelapa, belah jadi dua, lalu yang separuh dibakar sampai hangus dan tumbuk sampai halus. Separuhyna lagi diparut dan dibuat minyak kelapa. Aduk bubuk kelapa dengan 2 sendok makan minyak, campur hingga rata, lalu tempelkan pada koreng seperti salep. Lakukan secara teratur.
2. JAMBU BIJI MERAH

Jambu biji yang bernama latin psidium guajava tersebar meluar sampai ke Asia Tenggara melalui Indonesia, sampai Asia Selatan, India, dan Srilangka. Warna buahnya yang merah (itu sebabnya buah ini disebut juga buah Jambu Biji Merah) memang cukup memikat. Rasanya juga manis. Bisa dibuat jus atau dimakan langsung sebagai buah pencuci mulut. Jambu biji termasuk tanaman perdu, jadi memang bukan sembarang jenis tanaman. Batangnya memiliki banyak cabang dan rantingnya sangat keras. Permukaan kulit luar pohon jambu biji merah berwarna coklat dan licin. Jika kulit kayu jambu biji merah dikelupas akan terlihat permukaan batang kayunya yang basah.
Bentuk daun bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun. Biji-bijinya banyak dan terdapat pada daging buahnya. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Buah jambu biji merah warna kulitnya hijau muda dan dalamnya putih, namun makin tua warna buah bagian dalam makin merah dan warna kulit luarnya hijau kekuningan. Saat masih muda rasanya asam, namun jika matang akan berasa manis dan mengandung air. Di dalamnya terkandung tanin, kalori, vitamin A, B1, C, kalori, kalsium, fosfor, zat besi, protein, dan air.
Salah satu khasiat dari buah jambu biji merah yang cukup populer adalah untuk menambah kadar trombosit darah penderita demam berdarah. Bahkan, sejak zaman dulu orang sudah memanfaatkan buah ini untuk menjaga kekebalan tubuh karena kandungan vitamin C-nya yang cukup banyak.
Jambu biji merah juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit. Misalnya saja Diabetes Mellitus (DM). Penyakit yang banyak menghantui orang kota ini dapat disembuhkan dengan cara secara mengkonsumsi buah jambu biji merah, baik dengan cara dimakan langsung atau dijus terlebih dahulu. Itu semua berkat kandungan gula alamiah yang ada di dalam buah yang bisa tumbuh tanpa mengenal musim ini.
Beberapa khasiat buah jambu biji merah lainnya:
  • Menyembuhkan sakit perut atau diare. Caranya, makan sebutir buah jambu biji merah. Kunyah-kunyalah secara rutin hingga sembuh. Untuk diare, sebaiknya menggunakan buah yang masih muda. Apabila yang terserang diare adalah anak kecil / bayi yang masih menyusui, sang ibu bisa mengunyah buah jambu biji merah yang mentah dan menelan airnya (ampasnya dibuang).
  • Mengobati sariawan. Konsumsi buah jambu biji secara langsung atau dijus terlebih dahulu. Bisa juga dengan diparut dan direbus lalu diambil airnya untuk diminum.
3. JERUK NIPIS

Jeruk nipis atau limau nipis adalah tumbuhan perdu yang menghasilkan buah dengan nama sama. Tumbuhan ini dimanfaatkan buahnya, yang biasanya bulat, berwarna hijau atau kuning, memiliki diameter 3-6 cm, memiliki rasa asam dan agak pahit, agak serupa rasanya dengan lemon. Selain digunakan sebagai penyedap makanan, buah yang kaya akan vitamin C ini juga berkhasiat untuk kecantikan dan kesehatan tubuh. Diantaranya adalah untuk menyembuhkan ambeien, amandel, anyang-anyangan, batuk dan influenza, batu ginjal, demam, radang tenggorokan, tekanan darah tinggi, membuat kuku cemerlang, menyehatkan rambut, dan menghilangkan ketombe.

Beberapa macam resep tradisional penyembuhan penyakit dengan memanfaatkan buah jeruk nipis di antaranya:
  • Difteri. Caranya, ambil 2 buah jeruk nipis, ambil airnya, lalu seduh dengan 1/2 cangkir air hangat. Tambahkan sedikit garam. Gunakan untuk berkumur lalu minum satu kali sejam masing-masing dua sendok makan.
  • Batuk. Caranya, ambil jeruk nipis yang sudah tua, belah jadi 2 bagian, lalu permukaan yang diiris diolesi kapur sampai rata. Panggang jeruk hingga layu, lalu dalam keadaan panas, peras airnya. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore.
  • Haid tidak teratur. Caranya, ambil 3 sendom makan air jeruk nipis, seduh dengan 1 gelas air panas. Tambahkan madu, lalu minum 3 kali sehari.
  • Sengatan lebah / tawon. Caranya, ambil 1 buah jeruk nipis, belah jadi dua, lalu gosokkan pada bagian yang tersengat hingga rasa sakit reda. Bersihkan dengan air.
  • Susah tidur / insomnia. Caranya, ambil bunga jeruk nipis 1/2 genggam, gula, dan daun teh, lalu seduh dengan air panas. Minum selagi hangat.

4. LIDAH BUAYA

Lidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer) adalah salah satu tanaman populer di dunia yang banyak tumbuh di kawasan kering di Afrika. Tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino (20 dari 22 jenis asam amino yang ada), mineral, vitamin (semua vitamin kecuali vitamin D), polisakarida, saponin yang berfungsi sebagai antimikroba, dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, tumbuhan ini juga mampu mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, penderita HIV/AIDS. Bagi kesehatan kulit, lidah buaya mampu menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan serta perbaikan dan peremajaan kulit.
Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta, sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah.
Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa, saat ini lidah buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan.

Beberapa resep pengobatan tradisional yang memanfaatkan lidah buaya di antaranya:
  • Mengobati sakit kerongkongan. Caranya, ambil daun lidah buaya secukupnya, kupas dan potong-potong dalam ukuran 1 cm. Biarkan dalam mulut sepanjang hari. Telan sarinya lalu ganti dengan yang baru jika sudah habis.
  • Mengobati kencing nanah. Caranya, ambil daun lidah buaya sebesar 2 jari, buang kulitnya, lalu iris-iris. Tambahkan air dan gula atau sirup, lalu minum 2 – 3 kali sehari.
  • Mengobati typhus. Caranya, ambil daun lidah buaya 1 batang, daun jinten 1/2 genggam, kencur 2 jari, dan bidara upas 1 jari. Giling halus semua bahan, tambahkan air 1 cangkir dan madu 2 sdm, minum 2 kali sehari.
5. SIRIH

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Tingginya bisa mencapai 15 meter. Batangnya berwarna coklat kehijauan, berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya akar. Daunnya yang tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila diremas. Panjang daun sekitar 5-8 cm dan lebar 2-5 cm.
Sebagai budaya, daun dan buahnya biasa dimakan dengan cara mengunyah bersama gambir, pinang dan kapur. Namun mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan. Sebaliknya, sirih juga umum dikonsumsi sebagai tanaman obat (fitofarmaka). Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sedangkan daunnya bersifat menahan perdarahan dan mampu menyembuhkan luka pada kulit.

Beberapa macam penyakit yang dapat diobati dengan sirih:
  • Mengharumkan kemaluan wanita. Caranya, ambil daun sirih yang sudah tua kekuning-kuningan 10 lembar, rebuslah dengan air secukupnya atau 2 gelas hingga tinggal 1 gelas air, kemudian minumlah 2 kali sehari pagi dan sore.
  • Hidung berdarah. Caranya, ambil daun sirih 1 lembar, lipat untuk menyumbat hidung yang berdarah. Lakukan sebanyak yang diperlukan.
  • Jamu sari rapet. Caranya, ambil daun sirih 20 lembar, 4 ruas kunci sebesar jari, rebuslah dengan air 2 gelas sampai mendidih hingga airnya tinggal 1 gelas, minum air sirih tersebut 2 kali dalam satu minggu.
  • Jantung. Caranya, ambil daun sirih 3 lembar yang temu ruasnya, 3 siung bawang merah, 14 bii buah kemukus (7 pasang), 1 sendok teh jinten putih. Campurkan semua bahan, giling halus, tambahkan 4 sendok makan, aduk jadi satu dan saring. Minum 2 kali sehari.
  • Penyakit kulit (bisul). Caranya,  ambil daun sirih 5 lembar, cuci bersih, lalu giling halus. Oleskan pada bisul dan sekelilingnya, balut. Lakukan 2 kali sehari sebanyak yang diperlukan.
6. KUNIR / KUNYIT

 Beberapa khasiat dari kunir atau kunyit adalah sebagai berikut:
  • Mengobati gabag. Caranya, ambil 2 jari kunyit dan 2 jari asam kawak, lalu haluskan dengan diberi air dan garam. Gunakan untuk melumas bercak kulit yang terkena gabag 2 kali sehari secukupnya.
  • Mengobati demam berdarah. Caranya, siapkan 1 jari telunjuk kunyit, temu ireng, 1 lembar daun pepaya (beserta tangkainya), dan garam. Campurkan semua bahan menjadi satu, tambahkan 1/2 gelas air, lalu tumbuk hingga halus.  Peras dan minum airnya 1 kali sehari selama 1 minggu.
  • Mengobati sesak nafas. Caranya, ambil kunyit dan temulawak secukupnya, tambahkan air matang, lalu parut. Peras dan saring airnya. Tambahkan asam jawa, gula batu,  1 sendok makan madu, serta 1 butir telur ayam. Aduk rata, lalu minum 2 kali sehari.
  • Menghilangkan ketombe. Caranya, ambil kunyit secukupnya, lalu tumbuk dan peras sarinya. Gosokkan  atau pijatkan pada kulit kepala dan rambut, biarkan semalam, lalu cuci pada pagi hari dengan shampoo.
  • Menghilangkan kram (cikalen). Caranya, ambil 3 ruas kunyit dan 3 ruas jahe. Parut lalu saring dan ambil airnya. Tambahkan telur ayam 1 biji, 3 sendok makan madu, juga susu secukupnya jika diinginkan. Minum ramuan.
  • Menghilangkan gatal karena bulu ulat (ulat bulu). Caranya, ambil kunyit, lalu parut dan campur dengan sedikit endapan air kapur sehingga air kunyit berwarna merah. Balurkan ke kulit yang terkena bulu ulat hingga rata.
7. DAUN KATUK

Beberapa manfaat daun katuk lainnya di antaranya:
  • Menyembuhkan bisul, borok, menghilangkan darah kotor, serta menyembuhkan demam dan influenza, karena mengandung banyak vitamin C (lebih tinggi dari jeruk maupun jambu biji) yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, termasuk untuk meningkatkan ketahanan tubuh, membentuk kolagen, mengangkut lemak, mengatur tingkat kolesterol, menyembuhkan luka, serta meningkatkan fungsi otak agar bekerja maksimal.
  • Mencegah penyakit mata, meningkatkan pertumbuhan sel, dan menjaga kesehatan kulit, karena mengandung banyak vitamin A.
  • Membangkitkan vitalitas seks serta meningkatkan kualitas dan jumlah sperma, karena kaya senyawa fitokimia.
  • Mencegah osteoporosis, karena mengandung banyak kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kepadatan tulang.
Disarankan untuk merebus dan menumis daun katuk terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Ini terutama untuk menghilangkan sifat racun (antiprotozoa) pada daun katuk. Yang perlu diperhatikan, mengkonsumsi daun katuk dalam jumlah banyak maupun dalam kondisi mentah dapat mengakibatkan berbagai efek samping yang buruk bagi tubuh. Selain mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor, bahkan dapat mengakibatkan gejala sulit tidur, tidak enak makan, dan sesak nafas.

8.  BUAH ZAITUN

Pohon zaitun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kencantikan tubuh. Tidak hanya buahnya saja tapi juga daun dari pohon zaitun dapat di manfaatkan untuk pengobatan. Pohon zaitun ini diketahui berasal dari pulau Kreta, yang masuk dalam wilayah Yunani. Oleh karena itu sudah sejak lama masyarakat Yunani kuno menggunakan daun zaitun sebagai obat pembasuh luka. Selain itu daun zaitun juga dipakai sebagai obat untuk kandung kemih, dan riset menunjukan daun zaitun memiliki kemampuan membantu penurunan kadar gula darah sebagaimana juga bermanfaat menurunkan tekanan darah tinggi. Daun tersebut juga mengandung zat anti-mikroba dan sangat efektif memerangi sejumlah jamur, virus dan bakteri.
Sementara minyak zaitun yang diperoleh dari ekstrasi buahnya, berfungsi melindungi sistem pencernaan. Jika minyak ini dioleskan pada bagian permukaan kulit bisa melembabkan, melembutkan dan menjaga elastisitas kulit. Minyak ini juga berfungsi sebagai penghantar bagi minyak-minyak lainnya. Apabila dipakai sebagai minyak goreng atau suplemen makanan, minyak zaitun dapat menjaga jantung dan pembuluh arteri tetap lentur. Mengkonsumsi minya zaitun secara teratur terbukti menghindari penimbunan kolesterol di pembuluh arteri.
Minyak zaitun juga dapat berfungsi mengendalikan kadar lemak dalam darah. Mengkonsumsi satu sendok minyak zaitun yang dicampurkan dengan segelas jus jeruk sekali setiap hari, diketahui dapat mengobati batu empedu.

9. BUAH NAGA

Buah naga atau yang biasa juga disebut dragon fruit atau thang-loy memiliki nama kimia Hylocereus undatus. Buah ini dihasilkan tanaman sejenis kaktus, memiliki salur batang yang tumbuh menjalar. Batangnya berwarna hijau dengan bentuk segi tiga. Tanaman ini bisa diperbanyak dengan  cara setek atau menyemai biji. Sekilas rasa buah naga seperti buah kiwi, kombinasi antara manis, asam dan segar. Buah naga bisa dikonsumsi dalam bentuk buah segar, diolah menjadi puding, isi pai, campuran salad atau es buah. Buah ini menurut pakar kesehatan, kaya dengan vitamin dan mineral yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, zat makanan yang terkandung di dalam buah naga juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan menghilangkan penyakit pencernaan.

Kandungan yang terdapat dalam buah naga:
  • Vitamin C
  • Beta karoten
  • Kalsium
  • Karbohidrat
  • Kadar serat yang tinggi, yang berfungsi sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan.
Beberapa khasiat buah naga:
  • Mengobati kanker, tumor, sakit mata, asam urat, dan jantung.
  • Menyembuhkan rematik.
  • Penyeimbang kadar gula darah.
  • Pengontrol kolesterol.
  • Menguatkan ginjal dan tulang.
  • Menajamkan penglihatan.
9. DAUN KEMANGI

Daun kemangi berkhasiat untuk memberikan rasa harum dan segar pada masakan. Bumbu dapur ini merupakan salah satu daun bumbu favorit karena aromanya yang segar dan sangat mudah diperoleh. Meski banyak dijual di pasar tradisional, ia juga dapat tumbuh di halaman rumah kita. Sebagian orang mengenal daun ini sebagai daun selasih. Ada juga yang keliru mengiranya sebagai daun ruku-ruku karena bentuknya yang mirip.
Cara penggunaan daun kemangi dapat dengan langsung dimakan mentah atau dicampurkan pada makanan. Untuk bahan campuran makanan, cuci daun kemangi terlebih dahulu dan masukkan sesaat sebelum masakan diangkat lalu aduk rata. Biarkan daun kemangi menjadi layu seiring uap masakan menguap. Biasanya daun ini digunakan untuk masakan yang memakai bahan ikan.
Selain untuk keperluan kuliner, daun kemangi juga bermanfaat bagi kesehatan. Ia mengandung zat minyak atsiri, protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, dan lain-lain. Beberapa macam kegunaannya:
1. Mengobati panu
Segenggam daun kemangi cuci, tumbuk halus. Beri sedikit air kapur sirih. Gosokkan ramuan ini pada kulit yang berpanu. Lakukan ini 2x sehari.
2. Mengobati diare dan muntah
Daun kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan.
3. Mengobati sariawan
50 helai daun kemangi dicuci bersih, kunyah sampai halus selama 2 – 3 menit. Telan. Minum air hangat. Lakukan ini 3x sehari.
4. Menghilangkan bau nafas / bau mulut
Sering-sering makan lalapan daun kemangi, daun kunir, dan daun beluntas.
5. Mengurangi bau keringat
Kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan santap malam selama 1 minggu.

Beberapa manfaat lain dari daun kemangi di antaranya:
  • Menghilangkan kutil. Caranya, ambil daun kemangi secukupnya, lalu gosokkan pada bagian kulit yang tumbuh kutil. Lakukan secara teratur setiap setelah mandi.
  • Mengharumkan vagina. Caranya, ambil 1 genggam kemangi, tumbuk halus, lalu peras airnya. Tambahkan 1 sendok makan madu dan sedikit garam, aduk, dan minum setiap pagi selama 5 hari berturut-turut.
  • Menghilangkan / mengurangi bau badan. Caranya, ambil daun kemangi dan daun beluntas secukupnya, lalu rebus dan makan sebagai lalapan. Lakukan secara teratur setiap hari.
10. WORTEL

Tanaman wortel (daucus carota) mempunyai batang yang berupa sekumpulan pelepah (tangkai daun) yang muncul dari pangkal buah bagian atas (umbi akar). Akarnya berupa akar tunggang serta berubah bentuk dan fungsi menjadi umbi yang bentuknya bulat dan memanjang. Akar samping sangat sedikit dan tumbuh pada umbinya. Umbi berwarna kuning kemerah-merahan, berkulit tipis, dan jika dimakan mentah, terasa renyah dan agak manis.
Berdasarkan bentuk umbinya, tanaman wortel dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu sebagai berikut: tipe imperator (umbinya berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing), tipe chantenay (umbinya berbentuk bulat panjang dengan ujungnya tumpul), dan tipe nantes (tipe peralihan antara tipe imperator dengan tipe chantenay).
Beberapa macam penyakit yang dapat diobati:
  • Haid tidak teratur. Caranya, ambil 2 batang wortel dan 2 jari labu air. Cuci bersih, lalu parut. Tambahkan 1 cangkir air dan garam, lalu peras dan saring. Minum dua kali sehari.
  • Cacing kremi. Caranya, ambil 2 batang wortel, 3 lembar daun pulai, dan 3 lembar daun buah nona, cuci bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir santan kental dan garam, lalu peras dan saring. Minum 1 kali sehari.
  • Eksema. Caranya, ambil 3 batang wortel, cuci bersih, lalu parut. Tambahkan 1/2 gelas, lalu peras dan saring. Minum 2 kali sehari.
Wortel diketahui banyak mengandung protein, karbohidat, lemak, serat, vitamin A, glutation, beta-kareoten, dan unsur-unsur alkalin seperti kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, sulfur, silikon, dan klorin. Dengan kandungannya tersebut, Wortel berkhasiat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kanker pankreas, kanker paru-paru, hepatitis, dan mencegah stroke.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar